RENUNGAN MALAM INI

RENUNGAN PERTAMA
Setelah menikmati semua aktivitasku seharian, ingin sekali rasanya aku merangkum apa yang telah kukerjakan seharian, dari pagi sepulang kerja malam(aku habis shift malam) hingga renungan malam ini kutulis. Karena lagi doyan-doyannya aku membaca informasi tentang forex trading, aku tidak merasa lelah untuk membaca buku-buku yang bisa kujadikan referensi dalam mengambil keputusan baik untuk melakukan Demo Trading maupun melakukan Real Trading jika saatnya nanti aku sudah merasa yakin untuk terjun dalam bisnis ini.

RENUNGAN KEDUA
Selama ini sehabis pulang kerja malam, target utama harianku adalah bagaimana mengganti tidur malamku hari ini, tidur adalah agendaku yang paling utama. Bisa-bisa aku akan menghabiskan waktuku seharian di tempat tidur, untuk tidur beneran atau juga tidur-tiduran karena aku juga kategori orang yang susah tidur. Walaupun di antara waktu tidurku ada jeda-jeda waktu aku makan, mandi, ngasuh anak (pas anakku minta ditemenin sambil aku tidur-tiduran), terselip juga aktivitas rutin yang tidak pernah aku lupakan “meditasi” karena hanya itulah satu-satunya solusi dari semua masalah kehidupan saya sehari-hari. 

RENUNGAN KETIGA
Setelah seharian melototin note bookku, tak terasa waktu telah mendekati jam 6 sore, istriku telah pulang dari tempat aktivitasnya ( jualan di pasar), aku teringat aku ada janji sama kedua anakku untuk keluar beli keperluan sekolahnya karena besok adalah hari pertama sekolahnya setelah liburan semesteran dan merupakan hari pertamanya duduk di kelas tiga SD. Setelah dapat semua keperluannya, kedua anakku lanjut pergi ke Time Zone di Matahari Dept Store dan aku lanjut melihat-lihat buku di Gramedia. Aku lihat beberapa judul buku dan sedikit ku baca resumenya, aku pun juga mencoba mencari buku tentang Forex Trading, tapi hanya ku baca di tempat aku tidak berniat untuk membelinya, karena sudah terlalu banyak referrensi yang ada di note bookku yang aku download dari internet. Cukup puas aku membaca content buku Forex Trading aku ingat sama anakku ingin fotonya nampang di internet, aku beralih mencari buku panduan untuk buat Blog, ketemulah aku sebuah buku dengan judul “Trik cepat membuat blog dengan WordPress”, aku baca resumenya, support bahasa Indonesia, senang sekali rasanya, anakku tidak lama lagi akan punya blog bikinannya sendiri, tinggal aku bantu sedikit untuk menyusun dan menemukan menu-menu blog yang tersedia di “WordPress”.

RENUNGAN KEEMPAT
Keluar dari Matahari Dept Store, aku, istri dan kedua anakku menuju tempat parkir motor istriku (tempat parkir motorku dan istriku pisah karena kebetulan parkir penuh), aku tanya istriku, “Tu motornya parkir di mana, kok gak ada di tempat kita parkir tadi?”. Istriku terkejut dan takut bukan main, terkejut karena motornya sudah tidak ada di tempat lagi ( khawatir diselamatkan oleh pencuri motor) dan takut kena marah dari aku karena lupa mencabut kunci motor dari tempatnya.

Yang ada dibayanganku malam itu adalah besok aku harus pergi ke dealer beli motor baru untuk istriku, karena akan masalah dan sangat repot sekali kalau istriku gak punya motor, sebab istriku punya mobilitas yang tinggi sehari-harinya. Sebelum hari besok tiba, selagi masih ada waktu sampai besok pagi sebelum pergi ke dealer untuk beli motor baru aku coba tanya ke security di parkiran Matahari, barangkali ada menemukan orang yang memindahkan motor istriku. Syukurlah akhirnya motorku dipindahkan oleh orang yang tepat, bayanganku besok mau ke dealer batal dan bisnis Forex Traading yang aku rencanakan tidak akan tertunda lebih lama lagi.

RENUNGAN KE LIMA
Sebenarnya aku ingin membuat kesimpulan aktivitasku seharian, pelajaran apa yang dapat kupetik untuk menunjang pengembangan kepribadianku, sesuatu yang selalu menjadi tujuan utamaku dalam menjalani sisa waktu hidup yang diberikan Tuhan padaku. Tapi karena badan ini terasa capek sekali walupun kalau aku paksakan tidak ngantuk sebetulnya, tetapi badan tidak bisa dipaksakan untuk terus bekerja walaupun sepertinya aku tidak mungkin segera pergi tidur karena untuk tidur aku wajib melakukan ritual-ritual harian sebelum tidur dari sekedar rileksasi di tempat tidur, bisa juga memperhatikan nafasku baik itu ritmenya, aliran keluar masuknya nafasku, hembusan udara yang keluar masuk di rongga hidungku, atau bisa juga merasakan jengkal demi jengkal organ tubuhku secara berurutan bisa mulai dari kaki, bisa juga dari kepala, atau bisa juga dari dalam dada terus berlanjut ke bagian tubuhku yang lain sampai akhirnya aku lupa dengan tubuhku dan aku masuk pada kehidupanku yang lain yang entah di mana, yang sampai saat ini aku belum mendapat jawabannya dan aku pun memang tidak terlalu kepingin untuk mencari jawabannya. Karena yang lebih penting bagiku adalah bukan bagaimana aku hidup saat tidur tetapi bagaimana aku hidup dalam kondisi sadar, saat kita “sadar”lah menurutku masalah dalam hidup itu muncul, tetapi anehnya selama ini kebanyakan orang menuntut orang lain untuk selalu “sadar”, menurutku ini adalah sebuah dilema kehidupan. Tetapi fakta juga tidak bisa kita bantah, tak satupun manusia yang tidur bisa mencapai kebahagiaan sekalipun dia mimpi indah, karena orang mimpi dan dia bisa merasakan, mengingat dan menceritakan mimpinya berarti dia tidak tidur.

Malam ini cukup sampai di sini, mudah-mudahan besok ada kesimpulannya, tetapi aku tidak janji mau buat kesimpulan, toh kesimpulan sesuatu yang bersifat sangat sementara, karena kesimpulan itu muncul karena keterbatasan pengetahuan yang kita miliki, begitu pengetahuan kita bertambah sebuah kesimpulan akan tidak valid lagi bagi kita, diganti dengan kesimpulan yang baru.

Salam

One Response

  1. kalau aq simak dan aq baca catatan si boy rupanya ini? bagus

Leave a Reply